23 Mei 2010

Definisi Enkopresis

Lebih menyakitkan daripada membasahi tempat tidur ( Enuresis ) adalah kekotoran (encopresis) untuk anak-anak. kekotoran ini, yaitu evakuasi tinja dalam kondisi unadapted berarti bagi individu yang bersangkutan sangat besar beban psikologis. Dalam encopresis terjadi terutama pada malam hari hanya pada siang hari dan hanya diamati sangat jarang. Pada orang dewasa, encopresis terjadi praktis tidak terjadi. Kerugian bangku yang sering dikaitkan dengan kronis sembelit dan keras tinja yang sangat.

Ada banyak diketahui penyebab kekotoran seperti gangguan jatuh tempo mempengaruhi sistem saraf pusat dalam pengendalian usus, tekanan mental dan faktor genetik adalah contoh. Dengan demikian, pendekatan terapi yang berbeda dan perlakuan kebanyakan dirancang membosankan dan memakan waktu. Beberapa penyebab, fisik, pengaruh mental dan emosional, dan lingkungan sosial anak sangat terkait pada penyakit ini. Anak tidak diobati dapat menyebabkan kekotoran takut gagal menghentikan sosialisasi dan menimbulkan gangguan.

02 Mei 2010

Agar Anak Gemar Membaca

Suka membaca merupakan jalan menuju puncak prestasi. Beberapa ikhtiar bisa dilakukan orangtua agar anak gemar membaca, yaitu :

a. Sediakan berbagai bacaan baru yang menarik minat baca anak. Sesuaikan isi buku dengan usia anak agar ia tak kesulitan memahaminya. pilihkan buku baru yang disertai gambar - gambar berwarna dan menarik.

b. Saat anak membaca, jangan dibiarkan sendiri. Dampingi agar anak paham pesan dari buku itu. Ketika menemani, jangan terlalu lama, cukup sekitar 25 menit. Selebihnya, biarkan ia mengeksplorasi diri.

c. Ketika menemani anak membaca, beri pengarahan agar anak tidak mengalami kesulitan. Bila anak sulit memahami, Anda bisa menjelaskannya. Katakanlah anak sukar menyebut perkataan, beri waktu untuk mencoba. Jika ia masih juga belum paham, hibur dia dan ajaklah membaca bersama.

d. Anak jangan dimarahi ketika ia tidak suka membaca. Sebab bila Anda marah, anak merasa tertekan. Hal ini justru membuat anak alergi terhadap buku bacaan. Jika anak tidak berminat membaca, coba tukar dengan aktivitas lain. Kemudian, lain hari coba lagi ajak ia membaca buku lagi hingga akhirnya menyukai.

Sumber : Majalah Kartini
7 - 21 Januari 2010